BI INAH
Hari ini aku berkunjung ke rumah Ibu yang berjarak sekitar 15 km dari rumahku. Beruntung aku memiliki jodoh tetangga desa, jadi tak perlu repot jika kangen dengan orang tua. Hanya dengan meminta izin kepada suami, aku bisa dengan mudah berkunjung ke rumah mereka. Bersama suami tentunya. Seperti biasa saat hendak pulang kembali ke rumah, aku menyempatkan diri berbelanja keperluan dapur di warung milik Bi Inah, tetangga ibuku. Aku berniat membeli beberapa sayuran dan lauk lain untuk mengisi kulkas. Persiapan untuk beberapa hari ke depan. "Bi, beli ...," aku mengeraskan suara di depan sebuah warung. Ah, sebenarnya kurang etis kalau menurutku cara seperti ini, yang bertujuan untuk memanggil si empunya warung. Tetapi, memang sudah dari dulu kebiasaan di daerah asalku ini. Berbeda dengan tempat tinggalku yang sekarang. Orang-orang di desa tempatku tinggal, selalu memberi salam saat bertandang ke warung atau toko. "Assalamu'alaikum ...," kucoba cara lain untuk mem...