Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nonfiksi (opini)

WASPADA! ADA KONTEN PORNOGRAFI DI KARAKTER ANIMASI

Gambar
Foto : Google (Ini bukan gambar yang saya ceritakan)  Baru saja saya membaca sebuah tulisan di sebuah grup kepenulisan tentang perbedaan anime dan kartun. Walaupun sama-sama berbentuk tayangan animasi,  ternyata ada perbedaan antara anime dan kartun.  Kartun lebih cenderung menggambarkan tokoh yang sesuai untuk anak kecil seperti hewan,  atau karakter terkenal seperti Mickey Mouse, Donald Duck,  dan semacamnya. Sedangkan anime,  adalah tayangan animasi dari Negeri Sakura yang biasanya menggambarkan tokoh remaja atau manusia dewasa. Biasanya tayangan anime ini memang menampilkan adegan kekerasan yang tidak pantas dilihat oleh anak-anak.   Kesimpulan dari tulisan tersebut adalah bahwa anime kurang layak menjadi tontonan bagi anak-anak.  Apalagi masih usia balita.   Saya sangat setuju dengan tulisan tersebut,  karena saya memiliki sedikit cerita bersama anak saya terkait sebuah gambar tokoh animasi.  ...

MEMBIASAKAN ANAK DENGAN ISTILAH ATAU KOSA KATA ISLAMI

Gambar
Foto : Pixabay Sebagai seorang muslim, sudah sepantasnya kita menegakkan agama yang kita anut. Semua hal dalam kehidupan, kita hubungkan dengan agama. Termasuk dalam hal mendidik anak. Karena, sudah sewajarnya kita yang beragama islam pasti menginginkan anak kita mengenal islam pula sebagai agama mereka. Menegakkan agama bagi anak kecil di bawah usia lima tahun pastilah memiliki cara tersendiri. Alih-alih memaksa mereka untuk beribadah, banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengenalkan agama. Salah satu cara yang bisa kita tempuh adalah dengan mengenalkan istilah-istilah atau kata-kata yang berhubungan dengan agama.  Misalnya saja, kata tidur siang, bisa diganti dengan kata qailulah. Suatu siang, aku mencoba menerapkannya.  "Hanan, habis makan nanti jangan main lagi ya, qailulah aja," ucapku. "Qailulah itu apa, Mi?" tanyanya kebingungan. "Qailulah itu bubuk siang, kalau Hanan qailulah, nanti Hanan jadi sehat, se...

BENARKAH KASIH IBU SEPANJANG JALAN, KASIH ANAK SEPANJANG GALAH?

Gambar
Foto : Pixabay Ada sebuah pepatah yang mengatakan, 'Kasih Ibu Sepanjang Jalan,  Kasih Anak Sepanjang Galah'.  Secara tersurat,  pepatah tersebut sangat bisa diartikan,  bahwa kasih ibu sangat banyak atau tak terbatas,  sedangkan kasih anak hanya sedikit, sangat terbatas. Ya,  tentu saja dengan mengartikan kata 'jalan' dan kata 'galah'.   Apakah benar pepatah tersebut?   Kita pasti setuju, bahwa pengorbanan seorang ibu memang tak terbatas.  Segala yang dilakukannya ikhlas untuk buah hati. Pengorbanan yang ia lakukan mulai dari mengandung selama 9 bulan,  melahirkan, menyusui,  merawat,  dan semua yang ia lakukan untuk membesarkan anak-anaknya tentu tak dapat dirinci dan dibalas oleh kita. Tak akan setimpal berapa pun banyaknya mata uang yang diberikan untuk ibu kita. Tidak dapat dinilai dengan uang semua kasih sayang ibu kita. Namun,  ungkapan kasih anak sepanjang galah,  apakah ...

BIJAKLAH DALAM BERMEDSOS

Gambar
Foto : Pixabay Beberapa hari yang lalu saya melihat berita di salah satu TV nasional, tentang ditangkapnya seorang wanita karena telah menghina seorang Walikota di kota besar di Indonesia melalui akun medsosnya.  Saya sendiri tidak terlalu mengerti kasus yang mungkin sedang viral beberapa waktu ini. Pun dengan ungkapan yang diungkapkan wanita tersebut,  saya tidak mengetahuinya secara jelas. Secara tidak sengaja melihat potongan berita yang bagi saya cukup membuat miris.  Bagaimana tidak,  hanya dengan kata-kata yang tertulis di akun pribadi,  bisa membawa seseorang ke dalam bui. Lebih miris lagi,  ternyata wanita tersebut memiliki anak yang masih balita.  Sungguh, perbuatan yang membuat kerugian besar pada diri sendiri.  Dibui, merasa malu,  dan berpisah dengan anak yang masih kecil.  Sebagai sesama ibu,  saya tahu rasanya berpisah dengan anak. Tentu saja sangat membuat sedih, apa lagi dalam waktu yang cukup lama. ...

SMARTPHONE DAN REMAJA

Gambar
Foto : Pixabay Menjadi orang tua di era milenial seperti sekarang ini mempunyai tantangan tersendiri. Pengawasan yang ekstra hati-hati harus dilakukan saat mengasuh anak yang kini dibarengi dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Misalnya saja tentang kecanggihan akses internet yang bisa dijangkau dalam genggaman tangan atau kemudahan mobilitas dengan banyaknya kendaraan yang tersedia.  Salah satu yang ingin saya bahas di sini adalah kecanggihan mengakses internet yang hanya dalam genggaman tangan. Ya,  di era milenial ini smartphone atau telepon pintar sudah menjadi barang lazim yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Semua menjadi mudah. Segala hal bisa dilakukan secara on-line ,  entah itu belanja, menabung,  belajar,  jual-beli,  dan sebagainya.   Kecanggihan teknologi dalam smartphone/ HP bagai dua sisi mata uang. Bagi orang yang tepat menggunakannya, smartphone menjadi barang yang harus dimiliki. Berbeda jika yang...

BALIHO DAN POSTER, YANG TERSISA DARI PEMILU

Gambar
Poster Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2019. Beberapa bulan kemarin saat musim panen di kampung saya,   ramai orang menjemur hasil panennya.  Ada yang menjemur padi, jagung,  maupun singkong. Beberapa macam alas mereka gunakan untuk menjemurnya,  seperti terpal,  plastik,  bahkan spanduk/ poster/ baliho bergambar calon anggota legislatif  (caleg) dan presiden serta wakil presiden.  Pemandangaan ini mengingatkan saya pada hajatan negara bulan April tahun 2019 lalu.  Pesta demokrasi yang sangat besar, karena merupakan pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota DPD, serta pemilihan anggota legislatif (DPR) dari tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Pusat yang dilakukan serempak di seluruh Indonesia.   Setiap kali pemilu diadakan selalu ramai dengan adanya kampanye yang diselenggarakan beberapa minggu sebelumnya. Berbagai media digunakan untuk memperkenalkan kandidat yang bersaing di aren...

MENYEPELEKAN HUTANG?

Gambar
Foto : Google  Tempo hari aku bertemu kawan lama. Sudah lebih dari setahun mungkin kami tidak bertemu. Memang susah sekali rasanya bisa bertemu dengan kawan-kawan yang dulu sering menghabiskan waktu bersama. Kini,  dengan kesibukan masing-masing dan segala kondisinya sebagai ibu rumah tangga membuat kami jarang bertatap muka.   Singkat cerita kami ber- say hello karena secara tak sengaja bertemu. Namanya juga ibu rumah tangga, emak-emak,  kalau bertemu teman pasti lumayan banyak yang dibicirakan. Pertemuan ini pun mau tidak mau mendorongku untuk berkata kepadanya, bahwa suaminya yang juga mengenalku mempunyai kewajiban yang belum dibayar.  Memang sedikit kurang sopan,  tapi apa boleh buat.  Mumpung sedang bertemu,  pikirku. Sebuah kewajiban juga sebagai seorang muslim untuk menagih hutangnya, kan?   Mendengar hal itu,  kawanku pun kaget.  Padahal yang aku tahu dia pun mengetahui hal ini.  Dulu p...

MOTIVASI UNTUK IBU RUMAH TANGGA

Gambar
Foto ilustrasi  Siapa pun tidak bisa menerka takdir hidupnya,  apa yang akan terjadi di kemudian hari.  Rencana yang sudah disusun dan dibayangkan akan sama persis terjadi, namun karena sesuatu hal berbalik 180 derajat.  Bisa saja itu terjadi,  karena manusia hanya bisa berencana.  Sedangkan segala yang terjadi telah diatur oleh Sang Maha Pengatur.   Sama seperti yang aku alami. Siapa sangka jika sekarang hanya menjadi ibu rumah tangga sejati setelah sebelumnya bekerja di "luar"? Mungkin banyak yang mengalaminya,  dari bekerja menjadi tidak bekerja, dari wanita karir menjadi Stay at Home Mom. Ah,  mungkin ada sebagian wanita yang yang mengalami guncangan dalam hatinya ketika mengalami masa transisi ini.  Atau mungkin ada yang larut dalam kesedihan karena merasa hidupnya berbeda.  Mau ngapain di rumah?  Mungkin begitu yang ada dalam pikirannya. Bahkan mungkin ada yang merasa gagal ketika ijazah yang didapatnya...