Tantangan RCO Pekan ke Empat, Buku Favorit Kisah Rumah Tangga Nabi yang Bikiin Baper
Empat pekan sudah Reading Challenge ODOP berjalan. Setiap pekan memiliki kesan tersendiri. Pekan pertama berkesan karena sebagai pemanasan dalam challange ini. Pekan ke dua berkesan karena mulai terbiasa dengan ritme, kebiasaan membaca hingga setoran. Pekan ke tiga, mulai menantang karena peserta diwajibkan memilih buku yang di luar kebiasaan. Namun, ternyata bisa merasakan lega dan bangga kepada diri sendiri setelah bisa melewati tantangan. Alih-alih membosankan, tenyata membaca buku di luar kebiasaan memiliki kepuasaan tesendiri serta menambah ilmu baru.
Jujur, aku mengikuti challange ini setelah sekian lama absen dari menulis dan membaca. Rasanya senang sekali bisa kembali "produktif" versi aku pribadi setelah mengikuti challange ini. Terima kasih untuk Komunitas ODOP yang tetap mengadakan program bagus bagi para membernya.
Dan, di pekan terakahir ini peserta kembali memperoleh tantangan me-review buku genre favorit. Aku sendiri sedikit bingung karena tidak terlalu memiliki genre favorit. Bagiku yang penting ada buku yang belum dibaca, ya sudah dibaca. Entah itu favorit atau bukan. Biasanya aku merasa senang tehadap buku jika setelah membacanya meninggalkan kesan mendalam. Bahkan, kalimat-kalimat dalam buku selalu terngiang dalam pikiran.
Beberapa kali menimbang hendak membaca buku apa, akhirnya aku teringat satu buku yang memiliki kesan mendalam usai membacanya. Ya, mungkin inilah genre favoritku, jadi kuputusakan saja membaca buku ini.
Pekan ke empat aku membaca buku berjudul Kado Terindah Rasulullah karya Fuad Abdurrahman. Sebuah buku yang menceritakan biografi istri-istri Nabi dan kisah rumah tangga beliau bersama mereka.
Seperti diketahui dalam Sirah Nabawiyah, Rasulullah memang memiliki beberapa istri yang berjumlah 12 orang. Sebuah kekhususan bagi baginda Nabi yang tidak dimiliki oleh pengikut dan umatnya.
Mungkin, orang yang tidak tahu akan mencibir atau menganggap buruk terhadap apa yang dilakukan Rasulullah ini. Namun, sebagai umat islam tentunya tidak patut hal seperti itu terlintas dalam pikiran.
Dengan membaca buku ini, pengetahuan tentang alasan dan tujuan Rasulullah menikah dengan banyak wanita akan terjawab. Buku setebal 326 ini menceritakan secara lengkap cerita dari mulai istri pertama hingga istri terakhir, yaitu dari Khadijah binti Khuwailid hingga Maimunah binti Al Haris.
Dalam buku ini, setiap masa pernikahan beliau dengan istri satu dan istri yang lainnya diceritakan lengkap mulai profil sang istri, sifat mereka, kejadian apa saja yang terjadi, hingga wafatnya Rasulullah dan para Ummul Mukminin tersebut.
Sungguh, berbagai kisah yang membuat perasaan menjadi baper, mulai trenyuh, haru, bahagia, hingga kagum akan rumah tangga Rasulullah. Anggapan keliru perihal Rasul yang menikahi banyak wanita terpatahkan setelah membaca buku ini. Karena sejatinya pernikahan beliau dengan banyak wanita bukan atas dasar nafsu dan kepuasan pribadi. Namun, semata-mata karena perintah dari Allah dengan alasan dan tujuan tetentu.
Kisah yang cukup menarik adalah kisah saat beliau menikahi gadis kecil bernama Aisyah. Ksah ini pula yang seringkali menjadi senjata bagi para pembenci Islam untuk menghina Nabi. Padahal sebenarnya ada proses yang terjadi dalam pernikahan ini, bukan serta merta menikah dengan gadis kecil dan hidup berumah tangga layaknya suami istri. Dalam buku ini dikisahkan bahwa Rasulullah memang meminang Aisyah saat berusia 7tahun, -- itu pun bukan kehendaknya melainkan saran dari Shabiyah-- namun beliau baru memboyongnya ke dalam rumah tangga ketika usia Aiisyah telah cukup untuk berperan sebagai istri.
Fakta lain tentang pernikahan beliau adalah sebagian besar wanita yang dinikahi adalah janda dan sudah berumur. Bukan alasam kecantikan dan kekayaan, melainkan demi kemanusiaan karena mengangkat deranat janda yang ditinggal mati syahid oleh suaminya serta demi mengukuhkan ikatan persaudaraan di kalangan sahabatnya sehingga kekuatan islam semakin besar.
Banyak kisah menarik yang membuka mata terkait pernikahan beliau dengan para istrinya ini. Bagaimana beliau membagi nafkah kepad mereka, bagaimana beliau bersikap adil terhadap mereka, hingga bagaiamana kelembutan dan kebijaksanan beliau dalam menghadapi berbagai sifat para istrinya dengan sifat manusiawi mereka sebagai wanita, yaitu pencemburu.
Lembar demi lembar membaca buku Kado Terindaj Rasulullah ini tidak terasa jenuh atau pun bosan sama sekali. Setiap kisah yang terturur, memberikan pengajaran, teladan dan pengetahuan yang sebelumnya belum pernah diketahui.
Buku kisah perjalan Rasulullah memang selalu menarik untuk dibaca. Membaca kisah beliau sekaan kita berada di tengah-tengah mereka, genarasi terbaik, generasi Rasulullah dan para sahabatnya. MasyaAllah, tak salah memang menjadikan buku kisah nabi sebagai genre buku favorit karena memang banyak manfaat yang didapat dengan membaca buku genre ini.
#ReadingChallengeODOP2026
#TugasTantanganRCO
Komentar
Posting Komentar